Archive | Berita

Gedung Sekretariat Reuni Akbar Alumni Dahlia Banjarmasin

Gedung Sekretariat Reuni Akbar Alumni Dahlia Banjarmasin

Gedung Sekretariat Reuni Akbar Alumni Dahlia Banjarmasin

dscf1528

Posted in BeritaComments (0)

Terima Kasih Guruku,Reuni SMP 6 Dahlia 1976

Terima Kasih Guruku,Reuni SMP 6 Dahlia 1976

TIDAK ada masa yang paling indah selain saat masih di sekolah. Kenangan manis itulah yang ingin diingat kembali oleh eks pelajar SMP Negeri 6 Dahlia angkatan 1976. Hari ini, siswa-siswi kelas 3 B menggelar acara Reuni Alumni 1976 SMP Negeri 6 Dahlia di Rumah Makan Lima Rasa, Banjarmasin.

Acara silaturahmi dan badadapatan (temu kangen) ini terasa lengkap dengan hadirnya guru-guru pengajar angkatan 1976 antara lain Pak Darsuni, Pak Syarkawi Ruslan, Pak Noor Ifansyah, Pak Ruslan, Pak Ibrahim, Pak Bahrul Maji, Pak Sasie D, Bu Fathrakhul Anie, Bu Rosydah dan Bu Rahmi Lim. Salah satu yang membuat acara reuni ini benar-benar hidup adalah hadirnya Pak PH Toar, sang kepala sekolah yang terkenal disiplin dan tegas.

Pak PH Toar yang kini berusia 79 tahun nyaris identik dengan SMPN 6. Kharisma PH Toar diakui oleh sejawat dewan guru dan siswa-siswi di sekolah yang dulu berlokasi di kawasan Pecinan depan toapekong (kelenteng). Siapa yang melanggar aturan pasti mendapat hukuman, bahkan putranya sendiri.

Berkat tempaan PH Toar dan dewan guru lainnya beberapa alumni SMPN 6 berhasil di bidangnya masing-masing. Khusus di angkatan 1976 ada yang berprofesi sebagai pengusaha, pendidik, PNS, pengacara hingga direksi sebuah perusahaan.

“Diantara alumni SMP 6 juga ada yang menjadi guru besar di Unair dan IPB,” ujar Ketua Panitia Reuni, Julian Noor, yang kini direktur PT Asuransi Umum Bumiputeramuda 1967 di Jakarta.

Saat menyampaikan sambutan, salah satu guru, Pak Darsuni menyatakan keberhasilan SMPN 6 waktu itu karena kerja keras dan tekad untuk memajukan sekolah. Termasuk saat bersama-sama PH Toar menciptakan lambang sekolah ‘Dahlia’.

“Lambang itu kita buat tahun 1969. Dahlia itu akronim dari Diri Yang Sehat Akhlak Mulia Hidup Berbakti Luhur Budi Ilmu Tinggi Amal Suci,” kata pengajar Kewargaan Negara dan Menggambar ini.

PH Toar menambahkan pesan yang ada dalam semboyan sekolah ‘Dahlia’ yang dulu nampak di dinding tempat lapangan parkir sepeda itu akan tercapai jika dihayati dan diamalkan.

“Tanaman yang baik akan tumbuh berbuah kebaikan. Begitu juga kalau kita menamam yang jahat, tidak baik, yang tumbuh adalah pohon atau buah kejahatan, yang akan membuat diri kita menderita,” ujar PH Toar.

Pada acara reuni sederhana ini, Rahmi Lim yang pada tahun 1976 adalah wali kelas didaulat bernyanyi lagu Teluk Bayur. PH Toar dan isteri juga tampil berduet membawakan lagu daerah Manado, Esa Mokan dan sebuah lagu India.

“Di sekolah, waktu itu kita guru-guru biasa menyanyikan lagu-lagu tersebut,” ujar Rahmi.

Acara reuni ditutup dengan ramah tamah antara guru dan anak didik. Sebagai tali asih, guru dan wakil dari keluarga guru mendapat suvenir dari panitia reuni.

Reuni Akbar SMP Negeri 6 Dahlia (seluruh angkatan) akan diselenggarakan tahun depan. Pada reuni mendatang, bakal lebih meriah karena juga akan mengundang Gubernur Kalsel Rudy Ariffin, Wagub Rosehan NB dan Walikota Banjarmasin Yudhi Wahyuni. Ketiganya tercatat sebagai alumni SMP Negeri 6 Dahlia. ***

dscf0293

dscf0292

dscf0290

dscf0280

Posted in BeritaComments (1)

Kerukunan Pensiunan Keluarga SMP Negeri 6 Banjarmasin Bahas aturan Organisasi

Kerukunan Pensiunan Keluarga SMP Negeri 6 Banjarmasin Bahas aturan Organisasi

kpkPENSIUNAN - Kerukunan Pensiunan Keluarga SMP Negeri 6 Banjarmasin saat menggelar pertemuan di Pantai Takisung, Pelaihari. Foto atas (duduk di bangku) Pak PH Toar. Foto bawah (memegang mic) Pak Syarkawi Ruslan, Ibu Rahmi Lim, Ibu Tindrasih Bastiah dan Ibu Anie.

KERUKUNAN Pensiunan Keluarga SMP Negeri 6 Banjarmasin menggelar pertemuan bulanan di Pantai Takisung, Pelaihari, akhir pekan lalu. Kegiatan ini bukan bertujuan mengadakan rekreasi melainkan membahas aturan dasar organisasi.

Ketua KPK SMP Negeri 6 Banjarmasin Syarkawi Ruslan mengungkapkan wadah kerukunan ini bersifat sosial kemasyarakatan dengan menghimpun seluruh keluarga yang pernah bertugas dan mengabdikan diri di SMP Negeri 6 baik sebagai guru, karyawan maupun karyawati.

“Fungsi organisasi ini menjadi wadah berkumpul dan bernostalgia semua keluarga SMP Negeri 6 Banjarmasin yang sudah purna tugas,” ujar Syarkawi.

Ia menambahkan melalui wadah kerukunan dapat memupuk rasa kebersamaan sesama para purna tugas dalam mengisi masa-masa senja untuk meningkatkan amal-amal sosial. Selain itu, dengan adanya kerukunan bisa meningkatkan kepedulian sesama para purna tugas yang secara fisik semakin lemah dan uzur.

Hadir dalam pertemuan di Pantai Takisung ini penasihat KPK PH Toar, pendiri dan kepala sekolah pertama SMP Negeri 6. Semangat kebersamaan dan ingin tetap bersilaturahmi bertemu rekan-rekan lama menjadi alasan para anggota KPK untuk hadir. Meski harus sedikit mengeluarkan tenaga dengan berjalan kaki dari lokasi parkir bis untuk mencapai tempat pertemuan di area objek wisata Pantai Takisung. Usia yang sudah lebih dari 60 tahun dan kondisi yang tidak seprima saat masih muda tak menyurutkan langkah mereka.

“Ini tidak pertemuan dinas. Saya tidak datang sebagai kepala sekolah. Hubungan kita sekarang bagaikan kakak dan adik. Saya terbuka untuk dikoreksi,” ujar PH Toar saat memberikan kata sambutan dan pembahasan aturan dasar KPK yang didirikan 26 Juni 2008 silam.

Pembahasan menyangkut Pasal 7 tentang keanggotaan KPK, dan tempat kesekretariatan. Anggota akhirnya menetapkan sekretariat kerja bertempat di rumah bendahara KPK, Rahmi Lim, yang beralamat di Jalan Pulau Laut RT 6 RW 1 No 40 Banjarmasin.

Sejak berdiri KPK rutin melakukan pertemuan kekeluargaan bulanan. Saling berkunjung ke tempat anggota yang sakit, uzur atau mendapat musibah. Pada pertemuan di Takisung Pelaihari sekaligus untuk memenuhi undangan Jauhar Arifin, salah satu anggota baru KPK yang berdomisili tak jauh dari objek wisata pantai di Kalsel ini.

Saat mampir di rumah keluarga Jauhar, anggota KPK dijamu dengan menu makanan nasi pecel, tahu, tempe bacem, ikan haruan goreng, serta buah pisang dan salak hasil memetik dari kebun sendiri. ***

Posted in BeritaComments (2)

Dewan Guru Perintis SMPN 6 Dahlia

Dewan Guru Perintis SMPN 6 Dahlia

Inilah guru-guru awal SMP Negeri 6 Dahlia Banjarmasin. Saat gedung sekolah ini masih berdiri kokoh di Pacinan. Sekarang bangunan sekolah di Pacinan –persis berseberangan bangunan Kelenteng (toapekong) Suci Nurani– ini tinggal kenangan.

Posted in BeritaComments (0)